PREK, PREK, Jadi deh Ayam Geprek

andrew   12 Agustus 2019 Food Story

.

Ayam Geprek  makanan yang sedang viral ini memang memiliki citarasa yang sangat enak. Seperti namanya, Ayam geprek berbahan dasar ayam goreng tepung, dan sambal. Makanan  ini sukses membuat lidah masyarakat ketagihan. Sampai-sampai banyak artis yang mencoba berusaha menjual ayam geprek. Ayam geprek sekarang bisa ditemui dengan varian yang beragam jenis. Namun dibalik kepopulerannya sekarang ada cerita panjang ayam geprek untuk mencapai keberhasilan.

Ada banyak versi dari penciptaan Ayam geprek. Namun yang paling dipercaya, ayam geprek  pertama kali dibuat oleh Ibu Rum, yang awalnya terinspirasi dari ayam penyet yang berasal dari yogyakarta. Warung sederhana ala kaki lima tersebut diyakini sebagai pionir yang bertanggung jawab mempopulerkan ayam geprek, hingga akhirnya fenomenal dan ditiru banyak kalangan. 


Bu Rum, penemu Ayam geprek, foto:makanabis/silvita agmasari

Bu Rum atau Ruminah, demikian nama lengkapnya, wanita paruh baya yang memulai usaha ayam geprek ini sejak 2003. Awalnya Bu Rum menjual lotek. Namun sekitar 15 tahun silam, ia memutuskan untuk berdagang sajian ayam goreng tepung. Semua bermula dari permintaan pelanggannya seorang mahasiswa.  Akhirnya ia berkreasi menciptakan ayam geprek yang fenomenal itu. Lantaran waktu itu belum ada yang menamai, banyak orang menyebutnya ayam gejrot. Sang pemilik pun berinisiatif memberikan nama ayam geprek.

Bu Rum membuka usahanya di Jalan Wulung, Papringan, Jogja. Tempat usahanya tersebut cukup mungil, khas kaki lima, dan menempati bangunan semi permanen. Di sinilah sang pemilik meracik bumbu serta campuran potongan cabai dan bawang. Semuanya diuleg rata sebelum ditambahkan ayam goreng tepung. 


Terus Berinovasi

Berikutnya tanpa ragu-ragu, Bu Rum akan menghantamkan uleg-an ke atas potongan ayam dan berbunyi  ‘Prekkk, prekk,ayam digeprek hingga lembut dan diaduk-aduk bersama bumbu agar merata.  Bu Rum kini sudah memiliki lebih dari lima cabang di beberapa tempat. Pelanggannya berasal dari banyak daerah dan kebanyakan merupakan kalangan anak kos dan mahasiswa. Mereka biasanya penasaran ingin merasakan cita rasa ayam geprek dengan racikan asli ala pencetusnya.

Kini sudah banyak tempat makan yang menyajikan ayam geprek sebagai menu andalan. Ditambah lagi dengan beragam inovasi dan perubahan, seperti topping dan lauk yang digeprek. Melihat situasi ini, penemu ayam geprek ini tak lantas berpangku tangan. Ia juga ikut berinovasi dengan resep ayam gepreknya. 


.

Uniknya, hal tersebut justru kurang mendapat tanggapan positif dari para pelanggannya. Rupanya mereka sudah benar-benar jatuh hati pada resep ayam geprek asli khas Bu Rum. Bisa jadi inilah yang membuat kedai milik Ruminah terus dipadati pelanggan setianya.

Jika anda berminat untuk mencicipi ayam geprek tak perlu khawatir dompet anda akan tipis. Karena untuk seporsi ayam geprek yang lezat, biasanya dibandrol pada harga Rp 15.000- Rp 25.000. Paskalis Andrew 


Artikel Terkait