Geoduck, Bebek yang Bukan Bebek

admin   23 Juli 2019 Ragam

.

Oke, kalian pasti cukup syok melihat bentuk kerang ini. Maklum, di Indonesia mungkin akan sangat jarang menemukan kerang jenis geoduck. Bentuknya pun cukup mirip dengan alat kelamin pria, sehingga membuat beberapa orang merasa geli untuk melihatnya. Beberapa orang menyebutnya kerang belalai gajah, karena mirip sekali dengan belalai gajah yang panjang. Meski tidak terlalu dikenal oleh masyarakat di Indonesia, tapi kerang ini sangat populer di Jepang, China dan juga Korea. Daripada semakin penasaran, yuk kita kenalan dengan geoduck!

Namanya  unik ,   tidak ada kaitannya dengan bebek. Tentu saat mendengar namanya di sebut, Anda akan mengira dia adalah bebek. Tapi ini bukan bebek. Dia justru  salah satu spesies saltwater clams atau kerang laut. Memang cukup unik, karena berbeda dengan jenis kerang lainnya yang tidak memiliki ‘leher’ yang panjang. Leher tersebut disebut dengan ‘Siphon’. 


.

Geoduck sebenarnya memiliki arti berupa menggali dalam atau deep dig. Cangkangnya berukuran antara 15 sampai 20 centimeter, dan leher dengan panjang 1 hingga 2 meter. Beratnya mencapai 2-8 pon. Ukuran ini tentu saja jauh lebih besar dibandingkan kerang yang biasa kita lihat.


.

Cara Menangkap

Kerang geoduck bisa ditemukan di sekitar pantai Pasifik Amerika, Kanada dan juga di Jepang. Cara menangkap kerang ini juga berbeda dengan cara menangkap kerang pada umumnya, lho. Bahkan diklaim hanya beberapa orang tertentu saja yang dapat menemukannya.

Sesuai arti namanya, kamu hanya bisa menemukannya di dalam timbunan pasir yang cukup dalam. Kamu perlu menggali dan terus menggali ke dalam pasir untuk dapat menemukanya. Beberapa orang menggunakan cara yang cukup unik, yaitu dengan menuangkan banyak air lewat pompa yang ditancapkan ke tanah. Ini untuk membuat geoduck keluar dari ‘persembunyiannya’. Kamu harus rela berguling dan terus menggali hingga mendapatkannya. Inilah yang membuat harga geoduck cukup mahal!


.

Panjang Umur

Bisa dibilang jika kerang geoduck adalah salah satu makhluk hidup yang mampu bertahan hidup sangat lama, bahkan paling lama di dunia. Kerang geoduck tertua saat ini berusia 168 tahun. Berumur panjang juga, ya? ini dapat terjadi karena  geoduck tidak memiliki predator. Geoduck hanya mengubur diri, dan tetap disana hingga kerang tersebut mati. Capai deh 


.

Cara mengolahnya sama seperti kerang pada umumnya, yaitu dengan memisahkan bagian daging dengan cangkangnya. Kemudian kamu perlu merendam geoduck dalam air panas untuk mengurangi lendirnya. Cukup 15 detik saja dan tidak perlu lama-lama. Setelah itu, rendamlah dalam air dingin sebelum memotongnya.

Lantas, geoduck bisa disulap menjadi menu makanan lezat apa? Kalau kamu sering lihat food ASMR di youtube, sebagian orang akan memakannya begitu saja setelah direbus. Bagian yang bisa dimakan dalam kondisi rebusan adalah bagian ‘leher’ yang panjang tersebut. Sedangkan untuk bagian dalamnya akan dirasa cukup amis atau fishy, sehingga lebih cocok jika diolah dengan berbagai bumbu.


.

Jika kamu mengira jika teksturnya akan kenyal atau chewy, maka tekstur ‘leher’ geoduck cukup renyah. Ketika digigit, kamu akan melihat bentuknya yang seperti belalai gajah, dengan dua lubang dan berwarna putih. Menurut beberapa orang, rasanya juga cukup gurih. Di jepang, geoduck dijadikan sebagai sashimi. Di China ataupun Korea, geoduck diolah menjadi bahan dalam sup atau dikukus lalu kemudian diberikan saus cabai pedas. Kelihatannya lezat, ya? Putri Aisya


Artikel Terkait