Gemar Makanan Pedas, Berbahayakah?

Administrator   01 Juli 2019 Ragam

.

Bagi orang Indonesia, saat menyantap makanan belum afdol jika belum ada rasa pedas. Kehadiran  sambal, cabai, atau merica dianggap bisa membuat rasa makanan menjadi lebih mantap dan nendang. Tapi, adakah bahaya bersantap pedas bagi kesehatan? 


.

Maag

Terlalu sering makan pedas bisa picu munculnya maag. Maag dapat terpicu kareja terjadinya  peradangan pada bagian mukosa atau lapisan dinding dalam lambung. Selain rasa nyeri pada perut, maag yang sudah akut bisa memicu gejala lain seperti diare, mual dan muntah, demam, dan sakit kepala.


.

Tukak lambung

Tukak lambung terjadi akibat luka pada bagian dinding dalam lambung. Kondisi ini disebabkan oleh terus terkikisnya lapisan lambung. Akibatnya muncul rasa perih dan  nyerri pada area ulu hati, kita juga akan lebih mudah mengalami mual-mual, kehilangan nafsu makan, dan terus mengalami sensasi perut kembung. Jika tak segera diantisifasi   penyakit ini akan menjadi kanker lambung.


.

Sakit kepala

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan sakit kepala setelah makan makanan yang kelewat pedas. Biasanya, kondisi ini terkait dengan masalah maag yang memang menjadi salah satu efek dari makan pedas.


.

Gangguan tidur

Mengkonsumsi makanan pedas   di malam hari, apalagi di waktu yang terlalu larut sangat tidak disarankan. Hal ini akan mempengaruhi pencernaan dan akhirnya membuat kita tidak bisa tidur. wisnu


.


Artikel Terkait