Cuanki "Cari Uang Jalan Kaki"

admin   16 Juli 2019 Selera Nusantara

cuanki sangat mirip dengan bakso.

Cuanki salah satu hidangan khas Bandung, sejenis bakso lengkap dengan tahu dan mie. Biasanya, cuanki dijual oleh pedagang keliling. Asal kata cuanki merupakan singkatan dari "Cari Uang Jalan Kaki", jadi memang benar jika anda melihat seorang pedagang yang memikul sesuatu, menjajakan dagangannya.

Untuk isian yang ada dalam seporsi cuanki tidak hanya bakso halus, tahu, dan mi. Cuanki punya isi tambahan berupa siomay goreng, siomay kukus, tahu rebus, dan tahu goreng. Untuk seporsi cuanki lengkap, cukup dengan uang sepuluh ribuan saja. Cukup murah dan kenyang. Karena harganya yang murah dan penyajian cuanki yang cepat membuat cuanki digemari oleh berbagai kalangan masyarakat mulai anak-anak hingga orang dewasa.


foto: ulinulin.

Jalan Kaki

Banyak orang susah untuk membedakan cuanki dengan bakso malang karena kedua makanan ini terlihat mirip mulai dari bentuk dan isiannya. Padahal cuanki dengan bakso malang memiliki perbedaan yang sangat mencolok.  Mulai daerah asal, isian, kuah dan penyajiannya pun berbeda.

Cuanki sering disebut dengan bakso Bandung karena kebanyakan pedagang yang menjual cuanki berasal dari kota Bandung dan sekitarnya. Dan sering dijumpai pedagang menjajakan cuanki dengan dipikul berjalan kaki. Sedangkan bakso malang sendiri berasal dari kota Malang dan pedagang mengunakan kereta dorong untuk menjajakan bakso Malang bahkan ada juga depot yang menjual bakso Malang.

Baik cuanki maupun bakso Malang, punya isian yang beragam. Tidak hanya bakso halus, cuanki punya isi tambahan berupa siomay goreng, siomay kukus, tahu rebus, dan tahu goreng. Walaupun cuanki sudah cukup beragam, ternyata bakso Malang punya isian yang lebih lengkap, Bakso Malang terdiri dari bakso urat, bakso halus, bakso goreng, siomay kukus, tahu goreng, tahu kukus, kekian, dan pangsit goreng. Selain itu, bakso Malang juga disajikan bersama mie kuning dan sawi hijau. Sedangkan cuanki disajikan polos tanpa mie.


.

Penyajian

Kuah cuanki maupun bakso Malang sama-sama gurih. Hanya saja kuah bakso Malang lebih jernih dan terasa ringan di lidah. Hal ini disebabkan, kuah bakso Malang berupa bumbu dan air rebusan daging. Saat akan dituang, baru diberi penyedap sesuai selera pelanggan. Sedangkan, cuanki memiliki kuah yang lebih tajam dan berwarna kekuningan. Selain kaldu dan bumbu, kuah cuanki sudah diberi penyedap. Sehingga, saat akan disajikan cuanki tidak perlu diberi penyedap dan bumbu lagi.

Bakso Malang biasanya disajikan dengan memasukkan isian dahulu lalu disiram dengan kuah. Kuah pun diberi penyedap lagi. Tidak seperti bakso Malang, penyajian cuanki terbilang unik karena isian direbus dalam kuah hingga siomay goreng mengembang. Setelah itu baru kuah dan isian disajikan bersamaan dalam mangkok.

Cuanki bisa dijadikan alternatif camilan pengganjal perut. Nah, penasaran dengan rasa unik cuanki yang gurih dan lezat, langsung aja cusss ke Bandung. Paskalis Andrew


Artikel Terkait