6 Gulali Khas Indonesia

Administrator   14 Juni 2019 Selera Nusantara

Siapa yang tidak tahu dengan camilan bernama gulali yang satu ini? Camilan manis yang berbahan dasar gula ini pada umumnya juga diberikan pewarna makanan agar tampilannya dapat menarik. Berbentuk lonjong dengan ukuran yang cukup panjang, kini gulali telah berubah bentuk menjadi semakin beraneka ragam. Banyak orang yang telah berkreasi dengan membentuk gulali ini menjadi tokoh animasi hingga bunga. Di Indonesia sendiri, gulali telah menjadi favorit masyarakat disemua golongan usia. Tapi tahukah kamu, ternyata gulali ini sendiri memiliki cukup banyak jenis lho. 


Gulali Kapas

Gulali kapas atau yang lebih sering kita kenal dengan Cotton Candy. Dibuat dari gula pasir yang diputar secara cepat pada sebuah mesin pemutar serta memiliki tekstur yang sangat lembut dan mudah meleleh saat dimulut dan meninggalkan rasa lengket. Jika terkena udara secara langsung, serat-seratnya akan berubah menjadi keras dan kasar karena bersifat higroskopis. Itu sebabnya biasanya permen ini dijual dengan cara dikemas dalam plastik. Saat ini gulali kapas masih sering kita temui di pasar malam atau tempat hiburan anak-anak. 


Rambut Nenek

Terasa tidak asing ya di telinga? Jenis gulali yang satu ini memang sering kita jumpai, mulai dari di depan sekolah-sekolah dasar hingga orang yang keliling disekitaran gang rumah. Bahan Utama gulali yang biasanya berwarna merah muda ini adalah gula pasir dan tepung terigu. Tekstur berupa helaian-helaian panjang masih dibuat secara tradisional dengan mencamourkan adonan gula yang sudah mengental dengan tepung terigu yang nantinya akan ditarik-tarik hingga berupa serat-serat tipis.


Gulali Colek

Disajikan oleh penjual saat basah dengan cara menariknya ke satu wadah atau dengan menggunakan stik kayu kecil dan kemudian diberi taburan kacang. Mempunyai tekstur yang lentur dan sangat kenyal membuat gulali ini sangat awet ketika dikonsumsi.


Gulali Gula Jawa

Gulali ini dikenal menjadi gulali yang tertua dengan cara pembuataannya yang masih sangat tradisional diantara gulali lainnya. Konon katanya, gulali ini merupakan cikal bakal kemunculan berbagai macam gulali yang ada saat ini. Memiliki warna kecoklatan karena hasil dari gula jawa atau gula merah serta bertekstur keras dan lengket. Disajikan dengan cara ditusuk dengan kayu atau bambu kecil, gulali ini sering disebut sebagai permen lollipop tradisional. Selain gulali polos, tak jarang orang juga menambahkan taburan kacang tanah sebagai penambah rasa.


Gulali Sutra

Dikenal dengan nama lain yaitu gulali tepung, keberadaan gulali ini mulai susah untuk ditemui. Gulali ini sendiri sebenarnya memiliki bentuk yang hamper sama dengan gulali rambut nenek. Cara pembuatannya dan bahan yang digunakan pun sama, hanya saja pada gulali ini tidak melalui proses tarik menarik hingga membentuk serat-serat tipis.


Gulali Cetak

Berbeda dari gulali-gulali sebelumnya, yang satu ini dibuat dengan gula putih yang diberi pewarna makanan. Pada umumnya gulali ini akan diberi warna merah dan hijau yang nantinya akan dibentuk menjadi menyerupai bunga mawar hingga ayam jago, sesuai dengan kemampuan sang penjual. Celine



Artikel Terkait