5 Makanan yang Berasal dari Ampas Makanan

admin   11 Juli 2019 Selera Nusantara

.

Ampas memiliki arti sisa barang yang telah diambil sarinya atau patinya. Bisa juga berarti sesuatu yang tidak berguna lagi, sehingga dibuang. Beberapa makanan yang memiliki ampas seperti kelapa, ampas dari kedelai, atau ampas dari tahu.

Lantas, apakah ampas tersebut benar-benar harus dibuang dan tidak dapat dimanfaatkan lagi? Bisa, kok. Bahkan ampasnya masih bisa kita olah jadi makanan lezat yang menyehatkan.


.

Galendo

Pernahkah kamu mengdengar atau mencicipi makanan satu ini? Ini adalah adalah makanan khas dari kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Terbuat dari ampas kelapa yang dimasak sehingga warnanya menjadi cokelat. Dulunya galendo dijual dalam keadaan bubuk berukuran besar-besar. Akan tetapi, kini galendo dijual dalam keadaan berbentuk kotak mirip seperti kue bolu.


.

Tempe Gembus

Di Jawa, tempe gembus dinamakan menjes. Tempe gembus ini dibuat dari hasil fermentasi ampas tahu oleh kapang tempe Rhizopus spp. Meski memiliki kadar protein dan lemak yang lebih rendah dibandingkan tempe kedelai, namun gizinya masih cukup bagus dan rasanya sangat lezat ketika diolah. Apalagi kalau dijadikan gorengan yang didampingi dengan cabai rawit dan segelas teh hangat. Yummy!


.

Botok

Ampas kelapa itu sebenarnya masih mengandung gizi, sehingga sayang banget kalau harus dibuang begitu saja. Masyarakat Jawa kemudian mengolahnya menjadi botok. Sajian ini dibuat dengan cara mencampur ampas kelapa dengan beberapa bumbu, kemudian dibungkus dengan daun pisang yang dicampur dengan berbagai bahan lainnya. Botok bisa menjadi teman makan nasi yang sangat enak. Apalagi kalau nasinya hangat. Hmm!


.

Oncom

Ada dua jenis oncom yang dibedakan berdasarkan bahan pembuatannya yaitu Oncom merah dan oncom hitam. Oncom merah terbuat dari ampas tahu, sedangkan oncom hitam dibuat dari bungkil kacang tanah. Oncom hitam memiliki tekstur yang lebih lunak ketimbang oncom merah. Makanan yang populer di Jawa Barat ini biasa diolah dengan cara digoreng.


.

Dage

Adakah yang pernah cobain dage? Mungkin bahasanya masih sedikit asing bagi beberapa orang. Dage adalah kuliner khas banyumas. Dage ini menggunakan ampas tahu, yang bentuk akhirnya seperti tempe. Biasa diolah menjadi gorengan atau ditumis. Meski dulunya pernah sangat populer, namun kini keberadaanya cukup susah dicari, lho.

Tuh, kan. Ampas itu enggak selalu buruk, kok. Kalau ampas dari makanan itu masih bisa dimanfaatkan untuk pembuatan makanan lain, apakah tetap disebut ampas? Bagaimana menurutmu? Putri Aisya


Artikel Terkait