5 Makanan Pemicu Alergi

Administrator   13 Juni 2019 Healthy Food

Pernahkah kamu merasakan reaksi yang tidak menyenangkan dari tubuhmu, setelah mengonsumsi sesuatu? Reaksi   gatal, muncul benjolan, hingga merasa sesak nafas? Bisa jadi itu merupakan reaksi alergi terhadap makanan atau minuman yang kamu makan.  Dari sekian banyak makanan, ada beberapa makanan yang sering sekali menjadi pemicu alergi


Udang

Udang merupakan makanan pemicu alergi yang paling banyak dilaporkan. Meski terlihat lezat dan menggiurkan, efek alergi yang timbul seringkali sangat tidak menyenangkan. Mulai dari bentol di sekitar mulut, bibir atau lidah menjadi gatal. Beberapa orang berpendapat bahwa udang mengalami perubahan warna ketika sebelum diolah dan setelah diolah. Inilah yang menyebabkan udang menjadi makanan yang memicu alergi pada banyak orang. 


Kepiting

Seafood memang mudah sekali memicu alergi bagi sebagian orang. Senasib dengan udang, kepiting juga masuk ke dalam kategori makanan yang paling sering memicu alergi. Sebenarnya alergi dapat ‘diakali’ dengan membersihkan kepiting dengan benar atau mengolah kepiting segar. Akan tetapi cara ini berhasil untuk sebagian orang, dan tidak untuk sebagian lainnya.


Telur Ayam

Bahan makanan yang bisa kita temui sehari-hari ini, ternyata juga dapat menyebabkan alergi. Reaksi alergi akan muncul setelah beberapa menit atau beberapa jam setelah mengonsumsinya. Reaksinya pun sangat beragam mulai dari biduran, mata gatal, hidung tersumbat, hingga mual perut. Telur ayam yang biasa menyebabkan alergi adalah telur ayam broiler. Jika kamu tidak bisa menguranginya, maka kamu bisa menggantinya dengan mengonsumsi telur ayam kampung.


Kacang-kacangan

Meski enak banget untuk dijadikan camilan saat mengerjakan tugas, beberapa orang merasa alergi pada kacang-kacangan, lho. Reaksi alergi yang ditimbulkan seperti ruam di beberapa bagian tubuh, bengkak, hingga reaksi yang cukup membahayakan seperti pingsan. Jika Anda merasakan hal ini setelah mengonsumsi kacang-kacangan, harap disudahi ya.


Susu Sapi

Ini biasa dialami oleh anak-anak, atau orang dewasa yang masih rutin mengonsumsi susu. Beberapa dari mereka menunjukkan reaksi alergi setelah mengonsumsi susu sapi. Reaksi tersebut dapat berupa gatal di beberapa bagian tubuh dan kemerahan. Padahal kita diharuskan untuk mengonsumsi susu karena kandungan baiknya bagi tubuh. Alhasil susu kedelai atau susu soya biasanya menjadi alternatif pengganti dari susu sapi.

 

Memang, makanan yang rentan memicu alergi adalah yang memiliki banyak protein, lemak dan juga karbohidrat yang cukup banyak. Meski dibutuhkan oleh tubuh, beberapa orang memiliki kondisi yang berbeda sehingga ‘menolak’ kandungan tersebut dengan menunjukkan dalam bentuk alergi. Putri Aisya


Artikel Terkait