3 Bahaya Gangguan Makan yang Patut Diwaspadai

admin   22 Juli 2019 Ragam

.

Demi memiliki penampilan tubuh yang ideal, banyak orang melakukan perubahan kebiasan seperti melakukan olahraga atau menjalankan program diet. Bahkan rela merogok kocek agak dalam supaya dapat olahraga di gym, dan mengonsumsi makanan sehat dengan kualitas terbaik. Mungkin cara di atas masih terasa ‘normal’. Beberapa orang menempuh jalan yang cukup ‘ekstrim’ dan ‘berbahaya’, demi mendapatkan tubuh ideal tersebut. Saking berbahayanya, mereka malah mengalami gangguan makan. Gangguan makan disini bukan hanya sekedar tidak nafsu makan, lho.


.

Anorexia Nervosa

Mayoritas perempuan mendambakan tubuh yang kurus dan langsing. Akan tetapi, berhati- hatilah jika kamu sudah mulai ‘menghalalkan’ segala cara untuk menjadi kurus. Anorexia nervosa adalah gangguan makan dimana seseorang yang terobsesi untuk kurus, akan rela untuk tidak makan dan kelaparan, juga melakukan olahraga yang berlebihan. Gangguan makan ini banyak diderita oleh mereka yang berprofesi menjadi model, untuk tetap mempertahankan bentuk tubuhnya tersebut.

Mereka yang mengalami Anorexia nervosa akan memiliki tubuh yang sangat kurus hingga terlihat tulangnya. Berat badanya pun sangat kecil sehingga terkesan sangat rapuh. Wajahnya biasanya juga ikut menjadi pucat dan terkesan ‘tua’. Akibatnya, bisa menyebabkan seseorang tersebut meninggal karena kekurangan gizi dan mudah terserang penyakit.


.

Bulimia

Kenal dengan Tina Toon, penyanyi cilik yang dulu terkenal dengan tarian leher bolo-bolonya itu? Mengaku  pernah mengalami gangguan makan yang satu ini, lho. Bulimia adalah gangguan makan, dimana penderitanya akan berusaha memuntahkan makanan yang dia makan. Mereka tetap makan makanan enak, namun kemudian akan pergi ke kamar mandi dan berusaha memuntahkannya. Memuaskan mulut, namun tidak untuk perutnya. Ini dianggap sebagai ‘aksi’ penyesalan karena telah makan dalam jumlah yang cukup banyak. Selain memuntahkan makanan, cara lainnya adalah dengan mengonsumsi obat pencahar.


.

Binge Eating

 Jika dua jenis gangguan makan sebelumnya berusaha untuk membatasi asupan makan yang mereka terima, maka berkebalikan dengan gangguan makan berikut ini. Binge eating adalah gangguan makan dimana penderitanya akan makan dalam jumlah atau porsi yang cukup banyak dan merasa tidak dapat berhenti untuk makan. Nafsu makan yang begitu besar, membuat penderitanya makan secara tidak terkontrol. Sebagian penderita akan merasa bersalah setelah melakukannya. Berbeda dengan bulimia, penderita justru akan kembali mengonsumsi makanan untuk menepis rasa bersalahnya.

Cukup berbahaya juga ya, jika seseorang mengalami gangguan makan? Yuk, mulai sekarang kita lebih waspada dan perhatian dengan lingkungan sekitar kita. Kalau ada yang mengalami gangguan makan, segeralah menyarankanya untuk mencari bantuan kepada seorang professional. Sah-sah saja kok, kalau berkeinginan punya badan yang ideal. Akan tetapi dalam mencapainya, harus dilakukan dengan cara yang sehat dan aman, ya. Putri Aisya


Artikel Terkait