6 Jenis Bubur Nusantara (Part 2)

admin   23 Juli 2019 Selera Nusantara

.

Nah, jika waktu lalu sudah kenalan dengan beberapa bubur Nusantara di artikel sebelumnya,  kini saatnya untuk berkenalan dengan jenis bubur yang lain lagi. Begitu kaya khasana kuliner Nusantara ini hingga jika dieksplorasi mungkin tidak akan ada habisnya. Dan yang terpenting, tidak hanya membaca dan melihat, wajib Anda mencoba dan mencicipinya. 


.

Bubur Jali-jali

Bubur ini terbuat dari biji-bijian berwarna putih bernama Jali-jali. Sebagian orang akan cukup asing dengan biji ini, namun sebenarnya cukup terkenal bahkan di luar Negeri. Seperti di China, biji jail disebut dengan China Pearl Wheat. Buburnya berwarna putih tulang, yang disjaikan dengan kuah gula kental dan saus santan. Toppingnya cukup berbeda dengan bubur lainnya karena menggunakan buah nangka.


.

Bubur Ase

Bubur khas Betawi ini bisa dibilang cukup langka, lho. Hal yang unik dari bubur ini adalah buburnya tidak disiram menggunakan kuah santan, akan tetapi menggunakan kuah semur daging betawi. Alhasil secara tampilan, bubur ini berwarna sedikit gelap. Toppingnya bisa dibilang cukup meriah, seperti ikan teri asin yang digoreng, kacang tanah goreng, daun kucai iris, dan bawang goreng. Disajikan dengan kerupuk pasir berwarna merah muda atau emping. Arti dari Ase adalah Asinan semur, dimana dalam sajiannya menggunakan asinan dan juga semur.


.

Bubur Rumbi

Secara tampilan mungkin akan mengingatkan kita pada bubur tim untuk bayi. Bubur kanji rumba adalah bubur khas dari Aceh. Bahan dasar utama pembuatan bubur ini adalah beras dan rerempahan. Sebagai isiannya menggunakan udang, potongan daging, sayuran seperti wortel dan kentang. Dalam penyajiannya, tak lupa ditambahkan dengan bawang goreng atau seledri.

Rasanya? Melihat dari bahan yang dipakai, pastilah sangat gurih. Mirip dengan bubur ayam, ya? Meski begitu,warnanya lebih kecokelatan dibandingkan bubur ayam. Fakta unik dari bubur ini adalah biasa dihidangkan sebagai menu makanan buka puasa di masjid, dan dibuat oleh para lelaki.


.

Bubur Bassang

Mungkin bisa dibilang jika bubur bassang ini punya penampilan tersimpel diantara jenis bubur lainnya. Bubur khas Makassar ini menggunakan bahan dasar jagung. Eits, tapi jagung yang dipakai berbeda dengan jagung yang biasa kita makan. Jenis jagung yang digunakan adalah jagung pulut atau jagung ketan, dimana jagungnya berwarna putih. Atas dasar inilah terkadang

bubur bassang disebut juga dengan bubur jagung putih. Lebih enak disajikan dalam keadaan panas atau hangat. Cara membuatnya sangat simpel dan disajikan dengan taburan gula pasir dibagian atasnya.


.

Bubur Kampiun

Buat kamu yang ingin mencicipi berbagai bubur nusantara dalam satu waktu, bisa mencicipi bubur kampium. Pasalnya, bubur khas Sumatera Barat ini adalah perpaduan dari berbagai bubur seperti campuran ketan putih yang dikukus, bubur ketan hitam, bubur sumsum, bubur kacang hijau, bubur candil, dan juga kolak pisang. Mengingatkan kita pada bubur Madura yang juga merupakan percampuran banyak bubur, ya?


.

Bubur Manggul

Kesan pertama yang kamu tangkap setelah melihat sajian tersebut adalah sangat ramai, gurih dan Nampak mengenyangkan. Bubur khas Madura ini memiliki penampakan bubur yang hampir sama seperti bubur sumsum. Buburnya dibuat dari tepung beras. Disebut dengan nama bubur manggul karena menurut sejarahnya, para penjualnya dulu menggunakan gerobak yang dipanggul untuk menjual bubur ini. Bubur ini disajikan dengan tambahan berupa telur rebus, udang goreng, daun kemangi plus taburan bawang goreng atau serundeng kelapa. Putri Aisya


Artikel Terkait